Sabar Untuk Kemenangan

Oleh Ustadz Abu Rosyid Ash-Shinkuan

Senang, bahagia, suka cita, sedih, kecewa dan duka adalah sesuatu yang biasa dialami manusia. Ketika mendapatkan sesuatu yang menggembirakan dari kesenangan-kesenangan duniawi maka dia akan senang dan gembira. Sebaliknya ketika tidak mendapatkan apa yang diinginkan maka dia merasa sedih dan kecewa bahkan kadang-kadang sampai putus asa.

Akan tetapi sebenarnya bagi seorang mukmin, semua perkaranya adalah baik. Hal ini diterangkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: Baca lebih lanjut

Rusaknya Agama Karena Tamak

Dari putra Ka’b bin Malik dari ayahnya, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الرَّجُلِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ

“Tidaklah dua ekor serigala lapar yang dilepaskan dalam sekawanan kambing lebih merusak terhadapnya daripada merusaknya ambisi seseorang terhadap harta dan kedudukan terhadap agamanya.” (Shahih, HR. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Hibban. Lihat Shahih At-Targhib Wat Tarhib no. 1710)

Ibnu Rajab Al-Hambali rahimahullahu berkata:

“Ini sebuah perumpamaan yang agung sekali. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebutkan sebagai perumpamaan rusaknya agama seorang muslim karena ambisinya terhadap harta dan kedudukan di dunia. Juga bahwa rusaknya agama karena hal tersebut tidak lebih ringan dari hancurnya sekawanan kambing Baca lebih lanjut

Utamakan Penilaian Alloh

Salah satu yang membuat kita jadi munafik adalah ketika berkumpul dengan orang-orang. Kita lebih sibuk mengatur kata dan sikap supaya terlihat baik dalam pandangan mereka. Padahal, yang paling penting adalah mengatur hati supaya diterima Allah (dirihai-Nya).

Penilaian orang terhadap kita sama sekali tidaklah penting. Yang penting penilaian Allah. Dipuji orang jika Allah tidak ridha, hanya rugi yang didapat. Sebaliknya, dicaci orang tapi Allah ridha, maka kita termasuk beruntung.

Ketika sedang sendiri, sadari bahwa Allah Maha Tahu isi hati. Sebelah kiri dan kanan ada malaikat yang siap mencatat segala amalan. Ketika berjalan, Baca lebih lanjut

4 ANUGRAH yang bisa MEMBAWA DERITA

Anda pasti MELIHAT dan berTANYA…
BANYAK orang yang INGKAR kepada Allah…
Tetapi mereka HIDUP MAKMUR dan BEBAS.
BANYAK orang yang menSEKUTUkan Allah…
Tetapi mereka TIDAK diHUKUM oleh Allah dengan SEGERA.
BANYAK orang yang TIDAK SHOLAT dan berZAKAT…
Tetapi mereka HIDUP MEWAH di DUNIA…

Dan banyak orang yang berIMAN dan berTAKWA…
Tetapi mereka hidup di dalam PENJARA.
Banyak orang yang SHOLEH berAKHLAQ MULIA…
Tetapi mereka hanya hidup SEDERHANA dan seADAnya… Baca lebih lanjut

Sang Penawar Kegalauan; Al Qur’an

SETIAP insan pasti menginginkan kesenangan, kesejahteraan, kenikmatan dan kenyamanan. Tidak ada siapapun yang mau hidupnya dipenuhi kesusahan, kesengsaraan dan dikelilingi masalah berpanjangan.

Kadangkala atas sebab tertentu seseorang itu mengalami bermacam masalah penyakit jiwa seperti tekanan perasaan, pusing, resah gelisah dan lebih parah lagi mungkin menyebabkan seseorang tidak dapat membuat pertimbangan dengan baik

Sebenarnya apabila kita merujuk kepada al-Quran, memang dijelaskan sebab penyakit itu berlaku diantaranya seseorang itu tidak dapat menerima ujian Allah. Contoh, apabila seseorang itu diberikan ujian oleh Allah dengan berbentuk kesusahan, bala bencana seperti banjir, kemarau, kebakaran, kemiskinan, kematian atau penyakit, maka jiwanya akan mulai gelisah dan berkeluh kesah. Baca lebih lanjut

Cermin ketaatan sejati

Sudah satu bulan lebih pengepungan itu berlangsung, Pasukan Quraisy dan sekutunya yang mencapai puluhan ribu tersebut tetap bertahan di tempatnya, di seberang parit. Mereka tidak tahu harus berbuat apa. Inilah perang Khandak (parit), dimana Rasulullah dikepung oleh tentara gabungan musyrikin Makkah dalam jumlah yang belum pernah mereka hadapi. Berkat usulan Salman Al-Farisi, dibuatlah parit sebagai benteng pertahanan ala Parsi dalam mempertahankan diri ketika keberadaan musuh lebih besar jumlahnya. Strategi itu cukup berhasil. Quraisy tak mampu berbuat apapun kecuali hanya menunggu dan menunggu. Baca lebih lanjut

Ilmu, Ilmu dan Ilmu

”Hidup bahagia, mati masuk syurga”, pasti setiap orang ingin seperti itu. Jadi apa yang dapat kita lakukan untuk mewujudkannya?

Allah Ta’ala telah mengajarkan sebuah doa dalam firmanNya:
”Wahai Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia, dan kebaikan di akhirat” (QS.Al-Baqarah : 201)

Al-Hasan rahimahullah (wafat th. 110 H) berkata, ”Yang dimaksud kebaikan dunia adalah ilmu dan ibadah, Baca lebih lanjut

Untukmu Ayah

Pada tahun 1992 di Olimpiade Barcelona  yang mengejutkan dan menyedihkan pada saat Peter Karnaugh, ayah perenang AS, Ron Karnaugh, mendapat serangan jantung yang fatal. Lima hari kemudian, Ron tampil untuk berlomba dengan memakai topi ayahnya, yang ia sisihkan dengan hati-hati sebelum perlombaan dimulai. Tetapi mengapa ia memakai topi itu?

Ia melakukannya sebagai penghormatan kepada ayahnya yang ia gambarkan sebagai ‘sahabat terbaikku.’ Baca lebih lanjut

Air Mata Yang Membahagiakan

“Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi [1633]).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan-Nya;

[1] seorang pemimpin yang adil,

[2] seorang pemuda yang tumbuh dalam [ketaatan] beribadah kepada Allah ta’ala, [3] seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid,

[4] dua orang yang saling mencintai karena Allah; mereka berkumpul dan berpisah karena-Nya, [5] seorang lelaki yang diajak oleh seorang perempuan kerkedudukan dan cantik [untuk berzina] akan tetapi dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku takut kepada Allah’,

[6] seorang yang bersedekah secara sembunyi-sumbunyi sampai-sampai tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya, dan

[7] seorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis).” (HR. Bukhari [629] dan Muslim [1031]).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, Baca lebih lanjut