Berguru pada Al-Ghazali dalam Membangun Peradaban

Al-Ghazali telah mencontohkan, ‘bagaimana pengembangan ilmu itu berkait erat dengan perkembangan Peradaban Islam’

PERADABAN Islam terbangun dan tegak berbasiskan ilmu pengetahuan. Ini sejalan dengan peran ilmu itu sendiri, yaitu sebagai prasyarat untuk menguasai dunia akhirat sekaligus. Karena nilai penting ini, selain kata-kata derivatifnya, dalam al-Qur’an terdapat 91 ayat yang mengandung kata-kata ‘ilm, 67 ayat diwahyukan di Makkah, sisanya (24 ayat) di Madinah. Maka, jika saat ini umat Islam mundur, tentu karena terjadi krisis ilmu. Sehingga, tepat jika usaha membangun kembali peradaban Islam yang sudah nyaris lumpuh ini adalah dengan menegakkan kembali bangunan ilmu pengetahuan Islam.

Baca lebih lanjut

Iklan

dasar gombal

Perhatian yang Melenakan

Suatu kata yang sering dijadikan andalan adalah perhatian yang sangat berlebihan. Seorang akhwat adalah wanita biasa, mereka juga suka bila diperhatikan. Apalagi bila dalam hati mereka juga menyimpan penyakit, sehingga perhatian yang diberikan sang ikhwan bak kipas yang mengipas bara api didalam hatinya.

Perhatian, adalah sebuah cara yang sangat efektif untuk menjebol dinding hati yang terkunci rapat.Sedikit bahasa iba dan kasihan dipoles dengan rasa memelas yang mengenaskan, cukup menjadi bumbu yang sangat jitu untuk melunakkan kerasnya hati sang akhwat. Awalnya mungkin saja timbul penolakan. Atas nama sikap militansi, semuanya kudu dipertahankan. Jaga image, dan segala kehormatan diri, tak mudah luruh meski diserbu aneka jurus penakluk cinta. Wajah yang dingin cenderung ketus, suara yang datar cenderung kasar, dan sikap yang berlebihan, akhirnya tergerus oleh perhatian sang ikhwan yang sangat sakti melenakan.

Baca lebih lanjut

By nu bageur Posted in Tak Berkategori

belajar

“Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Q S Al Muzzammil 20).

By nu bageur Posted in Tak Berkategori